Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Senin, 06 Juni 2016

Penghuni Rumah di NSW Ini Dikejutkan Kadal Raksasa Sepanjang 1,5 Meter

Seorang pemilik rumah di kawasan Thurgoona di dekat Albury di NSW terkejut ketika menemukan seekor kadal raksasa sepanjang 1,5 meter di belakang rumahnya.

Eric Holland (80) sedang bekerja di gudang belakang rumahnya minggu ini ketika keluar dia menemukan kadal tersebut.

"Saya tentu saja sangat terkejut, saya malah mengira bahwa mahkluk dari Planet Mars mendarat di kebun rumah saya." katanya.




Read More

Kepanjangan Internet dan Manfaatnya

Kepanjangan Internet Serta Manfaatnya

 

Kepanjangan dari internet adalah interconnection network yang dalam Bahasa Indonesia memiliki arti kira-kira adalah jaringan yang saling terhubung atau juga bisa diartikan sebagai jaringan yang menghubungkan berbagai macam perangkat. Kalau kita melihat saat ini banyak sekali perangkat yang bisa terhubungkedalam jaringan internet misalnya saja komputer, laptop, tablet, handphone dan lainnya.

Apa Kepanjangan Internet?

Interconnection Network
Perlu kamu ketahui juga bahwa ada beberapa pihak yang memberikan pengertian seputar internet ini, misalnya saja definisi dari internet yang dikemukakan oleh Business Dictionary Dot Com yang mengartikannya sebagai sebuah jaringan antara satu komputer dengan komputar lainnya yang ada didunia ini melalui berbagairouter dan juga server. Banyak yang bisa dilakukan ketika terhubung kedalam jaringan internet misalnya saja mengirim dan juga menerima informasi dalam bentuk teks, grafik, suara, video, program komputer dan masih banyak lagi.
Dari kepanjangan internet dan juga pengertiannya diatas kita bisa mengambil benang merah bahwa internet merupakan sebuah jaringan yang saling melalui berbagai macam perangkat dengan perantara router dan server. Perlu diketahui bahwa kehadiran internet memberikan manfaat yang begitu besar bagi kehidupan manusia, khususnya untuk mempermudah manusia dalam berbagai macam aktivitasnya. Untuk lebih jelasnya mengenai berbagai macam manfaat dari internet, silahkan kamu semua baca tulisan dibawah ini dengan seksama:

Apa Manfaat Internet Bagi Kehidupan Manusia?

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kehadiran internet ini memberikan dampak yang luar biasa bagi manusia, manusia menjadi semakin dimudahkan dalam berbagai aktivitasnya. Dan inilah manfaat dari teknlogi internet bagi kehidupan manusia:
1.             Media informasi yang mudah diakses
Ada banyak sekali informasi yang tersedia dalam jaringan internet baik itu berupablog, website, jejaring sosial atau yang lainnya. Jika kamu ingin mengetahui tentang sesuatu, kamu tinggal mencarinya dengan menyebutkan kata kunci pada mesin mencari misalnya Google, Yahoo, Bing, dan yang lainnya 
2.             Komunikasi menjadi lebih murah dan murah
Hadirnya teknologi internet memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, selain itu "ongkos" berkomunikasi" menjadi jauh lebih murah. Saat ini banyak sekali aplikasi yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi misalnya saja Whatsapp, Blackberry Messenger, Line, Skype, Yahoo Messenger, dan lainnya.
3.             Media pendidikan yang efektif dan efisien.
Saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa internet menjadi salah satu sarana pendidikan yang begitu efektif dan efisien. Kita bisa melihat banyak sekali kursus, pelatihan, belajar-mengajar via teknologi internet. Tentu ini bisa jadi lebih efektif karena menggunakan gambar dan video yang begitu interaktif, menurut kamu?
4.             Belanja menjadi semakin mudah
Ini merupakan manfaat dari internet yang kita sukai, terlebih lagi untuk para kaum hawa. Berbeda dengan belanja ke toko konvensional, belanja online via e-commerce jauh lebih mudah dan tidak menguras tenaga. Selain itu kita bisa membandingkan harga antara satu toko online dengan yang lain dan mencari yang lebih murah.




https://plus.google.com/112778746439295282674/posts/QHpKwKgeVH4
Read More

Cara Memanfaatkan Botol Bekas menjadi Pot Hidroponik


Cara Memanfaatkan Botol Bekas menjadi Pot Hidroponik 



Jangan buang botol bekas yang ada di sekitar kita ya...
botol bekas di sekitar kita bisa disulap menjadi kebun hidroponik.
hal tersebut bisa mengurangi pengurangan limbah sampah dalam kehidupan kita
selamat mencoba...



Read More

Laporan Hasil Observasi di SDN Percobaan 1 Malang dan Taman Belajar Jatim Park 1 Malang

HALAMAN PENGESAHAN

              Telah dipertahankan di depan tim penguji laporan observasi lapangan Mata Kuliah Pendidikan IPA, pada:
Hari                 : Senin
Tanggal           : 6 Juni 2016
Tempat            : Program Studi S-1 PGSD FKIP Universitas Jember











Tim Penguji/Pembina Mata Kuliah

Dosen Pembimbing




 Drs. Singgih Bektiarso, M.Pd.
NIP. 196108241986011001





BAB I
PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang
1.1.1   Tujuan Pendidikan Nasional
Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indoensia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
Dengan adanya pendidikan, maka akan timbul dalam diri seseorang untuk berlomba-lomba dan memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Pendidikan merupakan salah satu syarat untuk lebih memajukan negara ini, maka usahakan pendidikan mulai dari tingkat SD sampai pendidikan di tingkat Universitas. Pada intinya pendidikan itu bertujuan untuk membentuk karakter seseorang yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Akan tetapi disini pendidikan hanya menekankan pada intelektual saja, dengan bukti bahwa adanya UN sebagai tolak ukur keberhasilan pendidikan tanpa melihat proses pembentukan karakter dan budi pekerti anak.
1.1.2  Visi dan Misi Program Studi PGSD
Berdasarkan visi dan misi yang ingin dicapai, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar didirikan dengan tujuan pada tahun 2025 menjadi program studi yang unggul dalam menghasilkan tenaga pendidik Sekolah Dasar berkualitas dan berkemampuan mengembangkan IPTEK untuk kepentingan penyelenggaraan pembelajaran di SD yang berwawasan lingkungan yang dijabarkan sebagai berikut:
1.             Meningkatkan kualitas layanan pembelajaran melalui pembelajaran yang inovatif sesuai dengan karakteristik anak SD;
2.             Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil penelitian bidang ke-SD-an;
3.             Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat bidang ke-SD-an guna menunjang peningkatan kualitas pembelajaran di SD;
4.             Menciptakan kemampuan profesional civitas akademik secara berkelanjutan agar mampu memberikan layanan prima kepada stakeholders;
5.             Menigkatkan kerjasama yang harmonis dengan instansi-instansi terkait secara berkelanjutan ditingkat lokal, regional, dan nasional;
6.             Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang inovatif berbasiskan aneka sumber belajar;
7.             Menyelenggarakan pembelajaran yang berwawasan pengembangan IPTEKS dan potensi lokal.
1.1.3   Kompetensi Guru Menurut UU 23/2003 dan PP 19/2005
              Dasar kegiatan dalam laporan ini berdasarkan UU Sisdiknas no. 20 tahun 2003. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 ini berisi tentang sistem pendidikan nasional pasal 1-11. Pasal 1 merupakan ketentuan umum dari pendidikan. Pasal 2 dan 3 merupakan dasar, fungsi dan tujuan dari pendidikan. Pasal 4 berisi tentang prinsip penyelenggaraan pendidikan, dan pasal 5 hingga pasal 11 merupakan hak dan kewajiban warga negara, orang tua, masyarakat dan pemerintah. Selain undang-undang nomor 20 tahun 2003, dasar kegiatan laporan ini juga berdasarkan undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 8 hingga 23 dan peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan. Di dalam undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 8 sampai dengan 13 mengenai kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi guru. Pasal 14 hingga pasal 20 beris tentang hak dan kewajiban guru. Pasal 21 sampai dengan pasal 23 merupakan wajib kerja dan ikatan dinas.
1.1.4   Tujuan Mata Kuliah Pendidikan IPA di SD
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar mempunyai 62 mata kuliah, salah satunya adalah mata kuliah Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang ditempuh pada semester 2. Mata kuliah Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah mata kuliah yang bertujuan agar mahasiswa memahami tentang pembelajaran IPA di SD serta dapat menerapkan pembelajaran IPA di SD. 
Tujuan mata kuliah ini untuk memberitahu kepada mahasiswa PGSD dalam memahami hakikat pendidikan IPA di SD. Berikut ini merupakan tujuan mata kuliah pendidikan IPA di SD:
1.             Para mahasiswa dapat menjelaskan hakikat IPA.
2.             Para mahasiswa dapat menjelaskan pendekatan pembelajaran IPA di SD dan penerapannya dalam suatu pembelajaran.
3.             Para mahasiswa dapat menjelaskan assesmen/penilaian dalam pembelajaran IPA di SD yang disertai penerapannya.
4.             Para mahasiswa dapat mendeskripsikan alat-alat percobaan dalam pembelajaran IPA.
1.1.5   Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar (Internal dan Eksternal)
Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar digolongkan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri individu. Ada tiga faktor yang menjadi faktor internal yaitu:
1.             Faktor Jasmaniah
Faktor jasmaniah adalah faktor kesehatan dan cacat tubuh.
2.             Faktor Psikologis
Ada tujuh faktor yang tergolong kedalam faktor psikologis antara lain faktor inteligensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan, dan kesiapan.
3.             Faktor Kelelahan
Faktor kelelahan terlihat dengan lemahnya tubuh dan dilihat dengan adanya kelesuhan dan kebosanan, sehingga minat dan dorongan untuk menghasilkan sesuatu hilang.
Faktor eksternal adalah faktor yang ada diluar individu. Ada tiga faktor yang menjadi faktor eksternal yaitu:
1.             Faktor Keluarga
Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa cara orang tua mendidik, relasi antara anggota keluarga, suasana rumah tangga, dan keadaan ekonomi keluarga.
2.             Faktor Sekolah
Faktor sekolah yang mempengaruhi belajar mencakup metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan guru, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah, standar pelajaran, kedaan gedung, metode belajar, dan pekerjaan rumah (PR).
3.             Faktor Masyarakat atau Sosial
Faktor masyarakat yang mempengaruhi belajar yaitu berupa kegiatan siswa dalam masyarakat, media masa atau media sosial, teman bergaul, dan bentuk kehidupan masyarakat.
1.1.6   Pentingnya Metode Karya Wisata dan Media Sumber Belajar

Metode karya wisata ialah suatu cara penyajian bahan pelajaran dengan membawa murid langsung kepada objek yang akan dipelajari di luar kelas. Karya wisata dapat dilakukan dalam waktu singkat beberapa jam saja ataupun cukup lama sampai beberapa hari. Metode karya wisata sangat penting karena siswa akan memperoleh pengalaman yang nyata mengenai objek studi dalam kegiatan karya wisata dan juga dapat memberikan motivasi untuk mendalami materi pelajaran. Tidak hanya itu, metode karya wisata ini juga bertujuan untuk melengkapi pengetahuan yang diperoleh di sekolah ataupun kelas untuk melihat, mengamati, menghayati secara langsung dan nyata mengenai obyek tersebut serta untuk menanamkan nilai moral pada siswa.




Read More

Interaksi Global dilihat Dari Perspektif Sosiologi

MAKALAH
INTERAKSI GLOBAL DILIHAT DARI PERSPEKTIF SOSIOLOGI

Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Perspektif Global yang dibina Oleh Bapak Prof. Dr. M. Sulthon, M.Pd dan Bapak Fajar Surya Hutama, S.Pd, M.Pd

                                                                            




Disusun Oleh:
Kelompok 4/ Kelas A
                                    Desy Agustina Riyanto           150210204009
                                    Merrin Syahdinar                    150210204038
Vito Satria Dwi Pratama         150210204124






PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2016






KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang,  kami mengucapkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Interaksi Global dilihat dari Perspektif Sosiologi“ dengan baik dan tepat waktu.
            Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak terutama bapak Prof. Dr. H. M. Sulthon Masyhud, M.Pd. dan bapak Fajar Surya Hutama, S.Pd, M.Pd. sehingga penyusunan makalah ini dapat berjalan dengan baik. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
            Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.





Jember, 17 Maret 2016

Penyusun






DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL......................................................................................       i
KATA PENGANTAR....................................................................................      ii
DAFTAR ISI.......................................................................................................      iii
BAB I PENDAHULUAN...............................................................................      1
1.1    Latar Belakang Masalah................................................................................. 1
1.2    Rumusan Masalah.......................................................................................... 1
1.3    Tujuan............................................................................................................. 2
1.4    Manfaat.......................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................... 3
2.1    Tinjauan Teori................................................................................................. 3
2.1.1  Pengertian Interaksi Global.................................................................. 3
2.1.2  Pengertian Perspektif dan Perspektif Global....................................... 3
2.1.3  Pengertian Sosiologi dan Interaksi Sosial............................................ 4
2.2. Pembahasan ................................................................................................... 5
...... 2.2.1  Interaksi Global dilihat dari Perspektif Sosiologi................................ 5
2.1.2   Ukuran Sosiologi dalam Masalah Sosial di Masyarakat....................... 9
2.2.3  Pathologi Sosial di Lingkungan Masyarakat........................................ 10
2.2.4  Isu-isu Global Menyangkut Sosiologi.................................................. 11
2.2.5  Jenis-jenis Masalah Sosial................................................................ .... 12
2.2.6  Bentuk-bentuk dan Dampak Perubahan Sosial di Masyarakat....... .... 14
BAB III PENUTUP............................................................................................ 17
3.1 Kesimpulan...................................................................................................... 17
3.2 Saran................................................................................................................ 18
DAFTAR RUJUKAN................................................................................... .... 19



BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang Masalah
Globalisasi dapat diartikan sebagai proses dimana antar individu/kelompok menghasilkan suatu pengaruh terhadap dunia. Adanya globalisasi akan berpengaruh pada suatu bangsa dan negara. Pengaruh yang ditimbulkan globalisasi pada suatu bangsa dan negara terjadi di berbagai bidang. Sebagai contoh dari cara kita bersosialisasi, berpakaian, berkebudayaan maupun berpolitik tidak bisa lepas dari yang namanya arus globalisasi.
Telah kita ketahui bahwa perspektif global yaitu suatu cara pandang dan cara berpikir terhadap masalah dan kejadian-kejadian baik dari segi kepentingan global, sejarah, ekonomi, maupun budaya. Dengan adanya perspektif global kita dapat mengetahui perkembangan dunia dan menyelidiki sesuatu yang berkaitan dengan isu global. Dengan demikian, cara berpikir seseorang harus berpikir secara global dan bertindak secara lokal. 
Pada kajian perspektif global tersebut ternyata bahwa antara satu bidang ilmu dengan yang lainnya, sukar dipisah-pisahkan. Tidak hanya pada satu bidang ilmu saja misalnya geografi, sejarah atau ekonomi, akan tetapi politik, sosiologi dan antropologi termasuk di dalamnya. Pada pembahasan di atas dapat dinyatakan bahwa antara satu bidang dengan bidang yang lainnya tidak dapat dipisah-pisahkan, sehingga untuk mengadakan penekanan setiap bidang ilmu sosial, pembahasan secara disipliner akan kita lakukan juga. Selanjutnya, pada makalah ini kita akan membahas mengenai interaksi global yang dilihat dari perspektif sosiologi.

1.2    Rumusan Masalah
            Untuk mengkaji lebih dalam mengenai interaksi global dilihat dari prespektif sosiologi, maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:
1.        Bagaimanakah interaksi global dilihat dari perspektif sosiologi?
2.        Bagaimanakah ukuran sosiologi dalam masalah sosial di masyarakat?
3.        Bagaimanakah dampak perubahan sosial terhadap masyarakat?
1.3    Tujuan
            Berdasarkan rumusan masalah di atas, penyusun memiliki tujuan pembuatan makalah sebagai berikut:
1.        Untuk mengetahui bagaimana interaksi global dilihat dari perspektif  sosiologi.
2.        Untuk mengetahui ukuran sosiologi dalam masalah sosial di masyarakat.
3.        Untuk mengetahui dampak perubahan sosial terhadap masyarakat.

1.4   Manfaat
     Adapun manfaat dari pembuatan makalah ini yaitu :
1.     Mahasiswa dapat lebih kritis dalam melihat dan menanggapi interaksi global yang dilihat dari prespektif sosiologi.
2.        Mahasiswa dapat mengetahui ukuran sosiologi dalam masalah sosial di masyarakat.
3.        Mahasiswa dapat mengetahui apa saja dampak perubahan sosial terhadap masyarakat.




BAB II
PEMBAHASAN

2.1    Tinjauan Teori
2.1.1        Pengertian Interaksi Global
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), interaksi didefinisikan sebagai hal saling melakukan aksi berhubungan dan mempengaruhi, sedangkan global adalah keseluruhan atau secara garis besar dan secara umum. Sehingga berdasarkan uraian tersebut, interaksi global adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang secara menyeluruh dan utuh terhadap dunia luar. Dari pengertian di atas, interaksi global adalah hubungan yang saling terkait antara bangsa dan manusia melalui informasi, perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk interaksi lainnya. Dari interaksi ini negara yang satu dengan lainnya hampir tidak memiliki batas.
2.1.2        Pengertian Perspektif dan Perspektif  Global
Perspektif merupakan suatu kumpulan asumsi, maupun keyakinan tentang suatu hal, dengan perspektif orang akan memandang suatu hal berdasarkan cara-cara tertentu. Perspektif adalah kerangka kerja konseptual, sekumpulan asumsi, nilai, atau gagasan yang mempengaruhi manusia, sehingga menghasilkan tindakan dalam suatu konteks situasi tertentu. Perspektif membimbing setiap orang untuk menentukan bagian yang relevan dengan fenomena yang terpilih dari konsep-konsep tertentu untuk dipandang secara rasional.
Perspektif global adalah suatu cara pandang dan cara berpikir terhadap suatu masalah kejadian atau kegiatan dari sudut kepentingan global dan mengkaji berbagai fenomena dalam konteks keruangan di permukaan bumi baik masa lampau ataupun saat ini, baik dalam budaya ataupun kebudayaan, baik dalam satu Negara maupun dengan Negara-negara lain. Menurut Sriartha (dalam Sugiarto, 2010) perspektif global adalah wawasan atau cara pandang mengenai fenomena secara keseluruhan, yakni fenomena adanya interaksi, interdependensi, dan kompetisi antar umat di muka bumi.
Perspektif global bukan termasuk kategori program karena perspektif global bukan merupakan serangkaian tindakan dan tahap–tahap dengan perkiraan hasil secara kuantitatif yang harus dilalui sesuai dengan yang direncanakan, mengingat bahwa ilmu sosial lebih tepat dievaluasi keberhasilan/kemajuan secara kualitatif. 



Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

KOLAM IKAN

CLOCK

VISITORS

Flag Counter

about

Hello Kitty Winking Pointer

ABOUT

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © Desy Agustina Riyanto | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com